Mengenal Lebih Dalam Tentang RSUD Al Ihsan Bandung Jawa Barat

Bandung merupakan salah satu kota yang cukup banyak dibicarakan. Karena di kalangan masyarakat Indonesia cukup terkenal dengan berbagai tempat wisata dan berbagai tempat kulinernya. Sehingga tak heran jika banyak orang yang tertarik untuk datang ke kota ini. Bahkan tak sedikit juga yang memutuskan untuk merantau ataupun tinggal di sekitar kawasan Bandung. Berbicara tentang dunia kesehatan, sama seperti di kota-kota lain di Indonesia kini cukup mudah untuk menemukan layanan kesehatan bagi masyarakat. Untuk Bandung sendiri, ada masalah satu rumah sakit yang sering dijadikan rujukan oleh masyarakat sekitarnya, yaitu RSUD Al Ihsan Bandung .

RSUD Al Ihsan merupakan rumah sakit di Jawa Barat yang telah berdiri sejak tanggal 15 Januari 1993 dengan nama Rumah Sakit Al Ihsan. Kemudian pada tanggal 19 November 2008 berubah menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al Ihsan. RSUD Al Ihsan memiliki visi sebagai RSUD rujukan dan terdepan dengan pelayanan kesehatan bertaraf internasional dengan berbagai misi yang mulia.

Untuk fasilitas yang terdapat di RSUD Al Ihsan terbilang sudah sangat lengkap, sehingga bisa menjadi tempat rujukan yang tepat bagi masyarakat sekitar yang ingin berobat. Adapun fasilitas-fasilitas yang dimiliki, antara lain:

 

  • Unit perawatan intensif.
  • Bank Darah.
  • Instalasi Rawat Inap.
  • Instalasi Rawat Jalan.
  • Instalasi Laboratorium.
  • Instalasi Gawat Darurat (IGD).
  • Instalasi Bedah.
  • Intalasi Gizi.
  • Instalasi Radiologi.
  • High Care Unit (HCU).

 

Selain berbagai fasilitas yang sudah disebutkan tersebut, RSUD Al Ihsan juga memiliki beberapa poliklinik untuk penanganan masalah kesehatan yang beragam dan bisa menjadi rujukan bagi masyarakat dalam berobat karena cukup lengkap. Adapun poliklinik yang terdapat di RSUD Al Ihsan Bandung, antara lain:

 

  1. Poliklinik bedah, dengan tindakan medis, antara lain bedah saraf, bedah anak, orthopaedi dan tarumologi, bedah plastik rekonstruksi dan estetik, bedah umum, bedah onkologi, urologi, bedah digestif, bedah toraks kardiovaskular, bedah vaskuler dan endovaskuler, bedah mulut dan maksilofasial, bedah kepala leher, orthopaedi dan traumologi – spine, serta bedah orthopaedi.
  2. Poliklinik jantung dan pembuluh darah, dengan tindakan medis, antara lain jantung, pembuluh darah, serta kateterisasi jantung dan otak.
  3. Poliklinik penyakit kulit dan kelamin, dengan tindakan medis yang ditangani, antara lain bedah plastic rekonstruksi dan estetik, bedah kulit, kecantikan, dermatosis, dan konsultasi.
  4. Poliklinik saraf, dengan tindakan medis yang bisa ditangani adalah saraf dan konsultasi.
  5. Dokter umum, dengan tindakan medis yang ditangani adalah pemeriksaan fisik dan konsultasi.
  6. Poliklinik Gigi Umum, dengan tindakan medis yang dimiliki, yaitu dental X-Ray, gigi umum, dental cosmetic, dan konsultasi.
  7. Poliklinik Gigi Spesialis, dengan penanganan medis yang ditangani, yaitu ortdonsia, gigi anak, periodonsia, bedah mulut dan maksilofasial, penyakit mulut, konservasi gigi, radiologi kedokteran, prostodonsia, dental X-Ray, dan dental cosmetic.
  8. Poliklinik anak, dengan tindakan medis yang ditangani, yaitu tumbuh kembang anak, neurologi, endokrinologi, infeksi & pediatric tropis, kardiologi, alergi imunologi, kesehatan remaja, dan masih banyak lagi.
  9. Poliklinik gizi, penanganan yang dimiliki yaitu gizi umum dan konsultasi.
  10. Poliklinik mata, dengan penanganan yang dimiliki yaitu mata umum, operasi katarak, dan lasik.
  11. Poliklinik penyakit dalam, yaitu penanganan berbagai macam penyakit yang berkaitan dengan kondisi kesehatan organ tubuh bagian dalam.
  12. Poliklinik Kedokteran Jiwa atau psikiatri, dengan penanganan yang dimiliki yaitu psikolog, konsultasi, dan psikiatri.
  13. Poliklinik Kedokteran fisik dan rehabilitasi.
  14. Poliklinik Telinga Hidung Tenggorokan (THT), dengan penanganan berupa THT, otologi, alergi imunologi, dan konsultasi.

Author: karim6000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *