Ciri-ciri Bayi Alergi Susu Sapi

Orang tua akan sangat bahagia ketika menyambut kelahiran sang buah hati ke dunia. Sebelum itu, orang tua tentunya sudah mempersiapkan segala yang terbaik untuk diberikan kepadanya. Yang paling utama ialah tentang asupan makanan sang bayi yaitu pemberian ASI (Air Susu Ibu).

Akan tetapi, terkadang keinginan ibu untuk memberikan ASI bagi bayinya tidak dapat tercapai karena disebabkan oleh beberapa faktor tertentu, seperti adanya penyumbatan pada saluran susu, pernah melakukan operasi payudara, dan memiliki jenis penyakit tertentu. Pada kondisi ini, dokter akan menyarankan ibu untuk memberikan susu formula kepada bayinya, dan pilihan pertama pastinya adalah susu sapi.

 

Akan tetapi, solusi ini terkadang masih juga mengalami kendala karena setelah diberikan susu sapi, sebagian anak mengalami ketidakcocokan sehingga menimbulkan gejala alergi. Itulah yang disebut di situs CekAlergi.com sebagai alergi susu.

Gejala Alergi Susu Sapi pada Bayi

Ada dua jenis reaksi alergi terhadap susu sapi pada anak. Yang pertama adalah reaksi cepat, yaitu gejala alergi akan muncul dalam hitungan menit atau jam setelah anak diberikan susu sapi. Sementara itu, reaksi yang kedua adalah reaksi lambat, yaitu gejala alergi baru akan muncul setelah beberapa hari kemudian.

Berikut gejala alergi susu sapi pada bayi dengan reaksi cepat.

  • Iritabilitas, yaitu kepekaan tubuh terhadap rangsangan, yang ditandai dengan bersin-bersin hingga buang air besar.
  • Muntah
  • Gangguan pernapasan
  • Bengkak
  • Ruam dan bejolan gatal pada kulit
  • Diare

Sedangkan untuk reaksi lambat, gejalanya seperti berikut ini.

  • Mencret (bisa mengandung darah)
  • Muntah
  • Tersedak
  • Menolak makan
  • Kolik dan lekas marah
  • Ruma pada kulit

Baik reaksi cepat ataupun lambat, tentunya orang tua tidak ingin anaknya mengalami gejala-gejala seperti di atas yang pastinya mengganggu kenyamanan si kecil. Oleh karena itu, ibu membutuhkan solusi yang tepat untuk menghadapi alergi susu sapi pada bayinya.

Jika bayi Anda mengalami gejala alergi susu sapi, segera konsultasikan pada dokter. Dokter akan membantu Anda menangani alergi pada bayi dengan menanyakan tentang riwayat keluarga, riwayat kesehatan keluarga dan anak, serta akan dilakukan pemeriksaan fisik untuk memastikan bahwa bayi Anda benar alergi terhadap susu sapi atau tidak.

Untuk ibu yang sedang menyusui, hindari segala makanan yang berbasis susu. Dan hendaknya menunda pemberian susu sapi hingga anak berusia 6-12 bulan. Hindari juga memberikan makanan padat seperti telur hingga anak berusia 12-24 bulan. Serta menunda pemberian kacang dan seafood hingga anak berusia 24-48 bulan.

Solusi Untuk Bayi yang Alergi Susu Sapi

Bagi ibu yang memiliki kendala dalam memberikan ASI kepada bayinya, dan sang bayi pun diketahui alergi terhadap susu sapi, maka atas rekomendasi dokter, ibu dapat mengganti asupan nutrisi bayi dengan susu berbasis soya (isolat protein kedelai).

Mengapa harus susu soya? Berikut ini beberapa fakta tentang susu soya untuk Anda ketahui.

  • Susu soya tidak mengandung protein susu sapi. Susu soya hanya mengandung protein nabati dan sebagai bahan dasarnya menggunakan isolat protein kedelai. Isolat protein kedelai memiliki kandungan protein yang tinggi yang setara dengan protein susu sapi.
  • Susu soya merupakan susu yang bebas laktosa untuk bayi. Oleh karena itu, susu formula soya cocok untuk dikonsumsi oleh si kecil yanga alergi terhadap protein susu sapi.
  • Susu soya banyak digunakan sebagai pengganti bagi anak yang alergi terhadap susu sapi. Berdasarkan penelitian American Academy of Pediatrics yang menunjukkan bahwa susu formula berbasis protein kedelai merupakan alternatif yang bisa diberikan untuk bayi yang cukup bulan yaitu bayi yang lahir rentang 37-42 minggu yang tidak bisa mengonsumsi susu sapi.
  • Susu formula soya memenuhi angka kecukupan gizi terhadap balita yang juga setara dengan susu formula sapi.
    Nah, bagi ibu yang memiliki kendala dalam memberikan ASI, sementara bayi Anda juga tidak bisa mengonsumsi susu sapi, maka sosu soya adalah alternatif yang tepat. Demikian ulasan tentang alergi susu sapi pada bayi. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan